🐫 Mengidentifikasi Luas Sektor Dan Tanggung Jawab Industri
ANALISISLINGKUNGAN dan TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN PENGARUH LINGKUNGAN EKSTERNAL. Seorang Manajer suatu perusahaan sebaiknya tidak hanya memusatkan perhatiannya pada lingkungan internal organisasi, tetapi juga harus menyadari pentingnya pengaruh lingkungan eksternal terhadap perusahaan yang dikelolanya.Manajer harus mampu mengidentifikasi
1 Konsep Tanggung Jawab dalam Makna Responsibility. Burhanuddin Salam, dalam bukunya "Etika Sosial", memberikan pengertian bahwa responsibility is having the character of a free moral agent; capable of determining one's acts; capable deterred by consideration of sanction or consequences.
Mengidentifikasiluas sektor dan tanggung jawab industri 2. Mengidentifikasi dan Menerapkan Pedoman, Prosedur dan aturan Alokasi Waktu : 45 Menit Bentuk Soal : Essay Petunjuk Pengisian : 1. Bacalah Soal dengan cermat, teliti dan seksama; 2. Ulangan Harian bersifat mandiri dan close book; Soal : 1. Jelaskan definisi dari : Profesional, Teknisi
KriteriaUnjuk Kerja. 1. Mengidentifikasi luas sektor dan tanggung jawab industri. 1.1. Aspek-aspek eksternal yang mempengaruhi profesi teknisi akuntansi diidentifikasi dalam menjalankan pekerjaan. 1.2. Peran dan tanggung jawab berbagai pihak yang terlibat dalam profesi teknisi akuntansi diidentifikasi dalam menjalankan pekerjaan. 2.
PerbedaanAntara Industri dan Sektor. Sekelompok perusahaan atau bisnis tertentu disebut sebagai industri sedangkan segmen ekonomi yang sangat besar disebut sebagai sektor dan kedua istilah ini biasanya digunakan secara bergantian untuk menunjukkan kelompok entitas atau perusahaan yang beroperasi di segmen serupa. ekonomi atau mereka memiliki jenis bisnis yang sama.
MenerapkanPrinsip Praktik Profesional Dalam Bekerja 1. Mengidentifikasi luas sektor dan tanggung jawab industry 40 4 24 V 1. Aspek-aspek eksternal yang mempengaruhi profesi teknisi akuntansi diidentifikasi dan dipertimbangkan dalam menjalankan pekerjaan 2.
5) Tipe Industri (TI) nilai sig. T sebesar 0,814 dan koefisien beta-nya bertanda negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variable ukuran perusahaan terbukti memiliki pengaruh positif terhadap luas pengungkapan tanggung jawab sosial. Sedangkan variable profitabilitas, leverage, likuiditas dan Tipe Industri tidak cukup
KD1 (72) MENGIDENTIFIKASI LUAS, SEKTOR, DAN TANGGUNG JAWAB INDUSTRI PROFESIONAL Definisi: Bekerja dengan menunjukkan hard skills dan soft skills maksimal yang seharusnya. Profesional dilihat dari sudut pandang hard skills artinya bekerja dengan menunjukkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidang kerjanya (kompeten) secara maksimal .
tenagaahli, tentunya memiliki fungsi, tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan tabel penjelasan mengenai tugas dan tanggung jawab dari tiap-tiap tenaga ahli, yaitu: Tabel 19. Tabel pembagian tugas dan tanggung jawab tenaga ahli. No. Nama Tenaga Ahli . Lingkup . Keahlian Posisi Tugas dan Tanggung Jawab . 1. M. Irza Yoga
Adalahindustri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 1-4 orang. 2. Industri kecil Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19 orang. 3. Industri sedang atau industri menengah Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 20-99 orang. 4. Industri besar
KompetensiKeahlian : Perbankan Syari'ah. Dengan Judul : Laporan praktek kerja industri unit Tugas dan Tanggung jawab di KJKS BMT PRINGGODANI. LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DI KJKS BMT PRINGGODANI. Telah disahkan pada : Hari : Tanggal : Pembimbing Perusahaan Pembimbing Sekolah.
2 Mengidentifikasi luas, sektor dan tanggung jawab industri 3. Merancang dan mengelola kompetensi personal bagi profesi di bidang keuangan 4. Menelaah jenis-jenis komunikasi bisnis E. Cara Penggunaan Modul Adapun langkah-langkah dalam mempelajari modul tersebut adalah sesuai petunjuk yaitu: Bagi peserta diklat 1. Bacalah dengan baik dan
Ek0X3iQ. Modul Teknisi Akuntansi Muda Universitas Gunadarma Page 1 MENERAPKAN PRINSIP PRAKTIK PROFESIONAL DALAM BEKERJA KODE Unit kompetensi ini berkaitan dengan ketrampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam memahami prosedur, pedoman, kebijakan, dan standar untuk melaksanakan pekerjaan. Berikut ini elemen kompetensi Kriteria Unjuk Kerja KUK 1, yaitu 1. Mengidentifikasi luas, sektor dan tanggung jawab industri 2. Menerapkan pedoman, prosedur, dan aturan 3. Mengelola informasi 4. Merencanakan penyelesaian pekerjaan dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu dan sumber daya 5. Merancang dan mengelola kompetensi personal MATERI ELEMEN KOMPETENSI 1 MENGIDENTIFIKASI LUAS, SEKTOR DAN TANGGUNG JAWAB INDUSTRI KRITERIA UNJUK KERJA ELEMEN KOMPETENSI 1 1. Aspek-aspek eksternal yang mempengaruhi profesi teknisi akuntansi diidentifikasi dalam menjalankan pekerjaan. 2. Peran dan tanggung jawab berbagai pihak yang terlibat dalam profesi teknisi akuntansi diidentifikasi dalam menjalankan pekerjaan. URAIAN MATERI ELEMEN KOMPETENSI 1 Perusahaan dan Akuntansi Perusahaan adalah sebuah organisasi yang beroperasi dengan tujuan menghasilkan keuntungan dengan cara menjual produk barang atau jasa kepada
Download Skip this Video Loading SlideShow in 5 Seconds.. MENERAPKAN PRINSIP PROFESIONAL DALAM BEKERJA DKK XI KEUANGAN 1 DAN 2 PowerPoint Presentation MENERAPKAN PRINSIP PROFESIONAL DALAM BEKERJA DKK XI KEUANGAN 1 DAN 2. Rakhmayanti. KD 1 72. MENGIDENTIFIKASI LUAS, SEKTOR, DAN TANGGUNG JAWAB INDUSTRI. PROFESIONAL. Definisi Bekerja dengan menunjukkan hard skills dan soft skills maksimal yang seharusnya. Uploaded on Nov 27, 2014 Download PresentationMENERAPKAN PRINSIP PROFESIONAL DALAM BEKERJA DKK XI KEUANGAN 1 DAN 2 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Presentation Transcript MENERAPKAN PRINSIP PROFESIONAL DALAM BEKERJADKK XI KEUANGAN 1 DAN 2 RakhmayantiKD 1 72 MENGIDENTIFIKASI LUAS, SEKTOR, DAN TANGGUNG JAWAB INDUSTRIPROFESIONAL Definisi Bekerja dengan menunjukkan hard skills dan soft skills maksimal yang dilihat dari sudut pandang hard skills artinya bekerja dengan menunjukkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidang kerjanya kompeten secara maksimal . Profesional dilihat dari sudut pandang softskills artinya bekerja dengan menunjukkan sikap kerja secara maksimal baik kedisiplinan, penampilan, pelayanan kepada pelanggan, dan penanganan terhadap keluhan. PROFESI AKUNTANPROFESSION OF ACCOUNTANT Profesi akuntan merupakan profesi bagi orang-orang yang telah memenuhi syarat tertentu dalam bidang akuntansi. Syarat tersebut antara lain 1. Memiliki ijazah pendidikan formal dalam bidang akuntansi, 2. Memiliki sertifikat dari Ikatan Akuntan Indonesia IAI.PROFESI AKUNTAN TERDIRI ATAS • Akuntan Perusahaan Private Accountant, • Akuntan Publik Publik Accountant, • Akuntan Pemerintah Government Accountant, • Akuntan Pendidik Instruction Accountant,Akuntan Perusahaan Yaitu akuntan yang dipekerjakan oleh perusahaan sebagai karyawan untuk menjalankan tugas dan fungsi akuntansi pada perusahaan yang Publik Yaitu akuntan yang bekerja secara independen untuk menjalankan tugas dan fungsi pemeriksaan terhadap kebenaran laporan keuangan dan proses akuntansi yang dijalankan oleh sebuah Pemerintah Yaitu akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah untuk menjalankan tugas dan fungsi akuntansi bagi keperluan pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara. * Pegawai BPK dan BPKPAkuntan Pendidik Yaitu akuntan yang bekerja untuk menyebarluaskan ilmu akuntansi kepada masyarakat melaui jalur eksternal yang mempengaruhi profesi Teknisi Akuntansi • Tuntutan kebutuhan pengguna jasa akuntan, • Perkembangan ilmu dan teknologi, • Perubahan atau revisi aturan perpajakan, • Perubahan atau revisi aturan ketenagakerjaan, • Perubahan atau revisi aturan perbankan dan pasar modal, • Perubahan atau revisi internasional mengenai ilmu internal yang mempengaruhi profesi Teknisi Akuntansi • Tujuan bekerja, • Pemahaman mengenai profesionalisme. Sebagai Akuntan, dalam bekerja harus memahami luas dan jenis bidang kerjanya BESAR KECIL SEDANG JASA DAGANG MANUFAKTURBekerja pada perusahaan kecilakan berbeda dengan bekerja pada perusahaansedangmaupunbesar, demikian juga bekerja pada perusahaan jasaakan berbeda dengan bekerja pada perusahaandagangataupunmanufaktur, hal ini dikarenakan perbedaan Banyak sedikitnya transaksi yang terjadi, Tata rekening yang dipergunakan, Kartu sediaan yang dipergunakan, Sistem penggajian dan pengupahan, Sistem penghitungan harga yang terlibat dalam profesi Teknisi Akuntansi Pengguna jasa akuntan, Pemerintah Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Direktorat Jenderal Pajak, Bea Cukai, Dunia perbankan Bank Indonesia maupun bank umum dan pasar modal Penyedia 2 70 MENGIDENTIFIKASI DAN MENERAPKAN PEDOMAN, PROSEDUR, DAN ATURANKODE ETIK TEKNISI AKUNTANSI Kode Etik Profesi Akuntan Kode Etik Teknisi Akuntansi Indonesia dimaksudkan sebagai panduan bagi seluruh anggota baik yang bekerja di lingkungan dunia usaha, di instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam rangka pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya. KODE ETIK TEKNISI AKUNTANSI Kode Etik Profesi Akuntan terdiri atas tiga bagian 1. Prinsip Etika, 2. Aturan Etika, 3. ETIKA • Tanggung jawab profesi, • Kepentingan publik, • Integritas, • Objektifitas, • Kompetensi dan kehati-hatian profesional, • Kerahasiaan, • Perilaku profesional, • Standar teknis. • Adl segala sesuatu yang diyakini kebenarannya secara sadar dan menjadi bagian pemikiran seluruh ETIKA Adl segala sesuatu yang disusun guna mengikat dan membatasi Teknisi Akuntansi dalam menjalankan profesinya. Aturan Etika harus memenuhi syarat • Memiliki keterterapan; • Memiliki independensi, integritas, dan Memiliki keterterapan Artinya bahwa sebuah aturan etika harus dapat diterapkan bagi seluruh anggotanya. Teknisi Akuntansi2. Memiliki independensi, integritas, dan objektivitas Memiliki independensi artinya bahwa sebuah aturan etika harus disusun secara merdeka dan terbebas dari kepentingan pihak manapun, Memiliki integritas artinya aturan etika harus lengkap,menyeluruh, dapat menimbulkan ketaatan serta komitmen melaksanakannya dan pada akhirnya kepercayaan masyarakat akan terbentuk, Memiliki objektivitas artinya bahwa aturan etika harus menjamin hasil kerja semata-mata berdasarkan data dan ETIKA TEKNISI AKUNTANSI Seksi 200 Ancaman dan Pencegahan Seksi 210 PenunjukanPraktisi, KAP, atauJaringan KAP Seksi 220 BenturanKepentingan Seksi 230 PendapatKedua Seksi 240 ImbalanJasaProfesional dan BentukRemunerasilainnya Seksi 250 PemasaranJasaProfesional Seksi 260 PenerimaanHadiahatauBentukKeramah- tamahanlainnya Seksi 270 PenyimpanaanAsetMilikKlien Seksi 280 Objektivitas – SemuaJasaProfesional Seksi 290 IndependensiINTERPRETASI Adl pelaksanaan dari prinsip yang diyakini dan aturan yang telah dibuat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap KELAS Konsultan Manajemen Management Consultant adalah seorang tenaga professional yang menyediakan jasa nasehat ahli dalam bidang manajemen sehingga klien dapat mengambil keputusan dengan tepat. Contoh nyata sumber daya manusia organisasi ? * Semua pihak dari level bawah karyawan sampai dengan level atas manajemen yang memberikan kontribusi atau peran terhadap pencapaian tujuan organisasi merupakan sumber daya track record seseorang mencerminkan hasil kerja yang baik ? Kondisi umum ......... Kondisi tidak umum .........Apakah kode etik teknisi akuntansi hanya untuk akuntan atau untuk seluruh sumber daya manusia di perusahaan tersebut ? Hanya untuk teknisi akuntansi Pelajari kembali materi di rumah..Bertemu minggu depan untuk uji kompetensi..We love you akuntansi
Sign up to view full document! SIGN UP INTAN PUTRI HAPSARI A 210150038 B Mengidentifikasi luas sektor dan tanggung jawab industri A. 1. Pengertian dalam dunia profesi Pengertian Profesionalisme Istilah profesionalisme berasal dari kata profesi atau profesional yang berarti bidang pekerjaan yang dilandasi keahlian tertentu. Dalam Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia, karangan J. S. Badudu 2003, definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti 1 bersifat profesi 2 memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, 3 beroleh bayaran karena keahliannya itu. 2. Pengertian Profesi dapat diartikan bidang pekerjaan yang didasari oleh keahlian dan tanggung jawab yang tinggi. Keahlian yaitu kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut karena yang bersangkutan telah memahami benar mengenai teknis pelaksanaan pekerjaan tersebut. 3. Pengertian Tanggung Jawab Tanggung jawab yaitu bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut terhindar dari kesalahan-kesalahan sehingga hasilnya memuaskan. Bertolak dari pengertian tersebut, maka tenaga professional adalah pekerja/pegawai yang telah memiliki keahlian dalam melaksanakan pekerjaan tertentu. Bekerja secara professional adalah bekerja yang didasarkan pada keahlian, bukan bekerja yang didasarkan kepada perintah saja. Untuk menjadi pekerja professional diperlukan belajar dengan tekun melalui learning by doing, keuletan dan kesabaran. B. Profesi Penjual Dalam Pemasaran 1. Membentuk Tenaga Penjual Ø Menentukan susunan tenaga penjual. Ø Menentukan persyaratan tenaga penjual. Ø Meningkatkan kemampuan penjual. 2. Menerapkan etika dan perilaku penjual Ø Attitude dalam pelayanan Ø Attention penjual Ø Action penjual Ø Mengenal pelanggan C. Mengidentifikasi Luas Sektor dan Tanggung Jawab Publik 1. Pengertian perusahaan industri Perusahaan Industri merupakan perusahaan yang mengolah bahan baku raw material menjadi barang jadi Finished Goods. 2. Jenis-jenis Usaha Dalam Bidang Ekonomi a. Agraris b. Industri c. Perdagangan d. Jasa 3. Pengelolaan Usaha a. Usaha yang dikelola sendiri b. Usaha yang dikelola kelompok q BUMN q BUMS q KOPERASI q PT
mengidentifikasi luas sektor dan tanggung jawab industri